Depan »Berita» Lemlit UM Training Komite Sekolah Se-Malang
Lemlit UM Training Komite Sekolah Se-Malang
03 Agustus 2012
oleh:humas
Lembaga Penelitian (Lemlit) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kegiatan "Penyusunan Program Keunggulan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah", pada Kamis, (02/08/2012) di Gedung Lemlit UM. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Training of Trainer (TOT) untuk Komite Sekolah di Kota Malang ini, dihadiri oleh Dewan Pendidikan Kota Malang (DKM) dan Komite Sekolah SD, SMP, dan SMA-SMK se-Kota Malang. Turut hadir pula Prof. Dr. Haris Anwar Syafrudie, M.Pd. (sebagai DPKM), Prof. Dr. Toto Nusantara, M.Si. (Ketua Lemlit UM) dan Dra. Sri Wahyuningtyas. M.Si. (Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang).
Latar belakang diselenggarakannya kegiatan ini karena selama ini kualitas pendidikan di Kota Malang hanya dipandang berdasarkan UN saja sehingga dianggap kurang maksimal. Oleh karena itu kegiatan ini dilaksanakan agar dapat meningkatkan mutu pendidikan. "Secara umum kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di kota Malang dan memperbaiki kinerja komite sekolah," ungkap Prof. Dr. Toto Nusantara, M.Si. Ketua Lemlit UM ini menegaskan, "Kegiatan tersebut merupakan kegiatan awal untuk para trainer, kemudian nantinya para trainer yang ditraining di sini akan mentraining komite yang lain. Jadi masih ada tindak lanjut setelah kegiatan ini demi memperbaiki kualitas pendidikan di Kota Malang."
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 ini dibagi menjadi dua kegiatan utama, yaitu pembukaan dan penyampaian materi. Materi dalam kegiatan ini dibawakan oleh Drs. Mistaram, M.Pd, dan Dr. Arifin, M.Si. Materi yang disampaikan antara lain mengenai; Komite Sekolah Sebagai sebuah Organisai, Program Komite Sekolah, dan Prinsip dan Mekanisme Pembentukan Komite Sekolah sebagai Sarana Gerakan Bersama Peduli Pendidikan.
Dalam materi tersebut juga dijelaskan maksud pembentukan Komite Sekolah yakni agar ada suatu organisasi masyarakat sekolah yang mempunyai komitmen dan loyalitas serta peduli terhadap kualitas pendidikan. Komite Sekolah yang dibentuk dikembangkan secara khas dan berakar dari budaya, demografis, ekologis, nilai kesepakatan, serta kepercayaan yang dibangun sesuai dengan Potensi Masyarakat Setempat yang merupakan pengembang kekayaan filosofis masyarakat secara kolektif. Salah satu fungsi komite sekolah adalah mendorong tumbuhnya perhatian dan komitment masyarakat terhadap pendidikan yang bermutu. Oleh karena itu perlu dibangun Komite Sekolah yang efektif dengan membangun dan memperkuat jalinan kebrsamaan dalam tim.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Sri Wahyuningtyas, M.Si, bangga dan mendukung sepenuhnya kegiatan ini. "semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini ada hubungan yang sinergis antara komite sekolah dengan kepala sekolah," harapnya. (Ard)
Print