Depan »Berita» PLB UM Menjadi Rujukan Universiti Kebangsaan Malaysia
PLB UM Menjadi Rujukan Universiti Kebangsaan Malaysia
05 Juli 2012
oleh:humas
Selasa (03/07/2012), Universitas Negeri Malang (UM) mendapat kunjungan 30 orang perwakilan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang disambut oleh Pembantu Rektor I Prof. Dr. Hendyat Sutopo, M.Pd., Pembantu Rektor IV, Drs. I Wayan Dasna, M.Si, M.Ed, Ph.D, dan Kaprodi PLB Dr. Mohammad Efendi di Ruang Sidang Senat, gedung A3 lantai 2. Dalam kunjungannya ini, UKM membawa misi untuk meningkatkan program perkuliahan Pendidikan Luar Biasa (PLB) antara UM dan UKM.
Menurut Dr. Safani Bari B.Ed. M.Ed. Ph.D., Jurusan Pendidikan Khas UKM dan jurusan PLB UM memiliki beberapa kesamaan. Pemilihan PLB UM sebagai studi banding UKM adalah karena UM memiliki jurusan PLB yang bagus karena dilengkapi dengan program pelatihan guru. "Kami memiliki program yang sama, kami juga melatih guru kami. Sehingga kami bisa membandingkan program kami dengan pelatihan guru yang ada di Indonesia," ujar Dr. Safani Bari B.Ed. M.Ed. Ph.D.
Indonesia dan Malaysia memiliki keinginan yang sama menjadi negara yang lebih maju juga menjadi salah satu alasan UKM mengunjungi universitas di Indonesia. "Kami, Malaysia dan Indonesia sama-sama ingin menjadi negara yang lebih maju. Untuk mencapainya, kami perlu menumbuhkan perhatian kepada anak-anak luar biasa ini. Kami perlu melatih guru PLB agar pendidikan yang diterima anak-anak luar biasa ini seimbang dengan apa yang didapat anak-anak normal," tegas Dr. Safani Bari B.Ed. M.Ed. Ph.D.
Dosen Pendidikan Khas UKM, Dr. Hanafi menambahkan bahwa kunjungan UKM adalah untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan tentang PLB di Indonesia. "Kami ingin mendapat banyak pengalaman dan pengetahuan, terutama di sekolah, tentang bagaimana PLB ini diaplikasikan di tingkat sekolah," kata Dr. Hanafi.
PLB UM sampai saat ini memiliki pelatihan untuk tuna netra, tuna rungu, dan tuna grahita, sama seperti Pendidikan Khas UKM. Namun, UM juga memiliki pelatihan untuk guru tuna daksa yang di UKM belum ada. Hal inilah yang nantinya akan dijadikan kerjasama antara UM dengan UKM.
Kaprodi PLB FIP UM, Dr. Mohammad Efendi, dengan hadirnya perwakilan UKM yang melakukan studi banding di UM, menyatakan kebanggannya pada PLB yang dipimpinnya. "Mungkin bagi orang-orang diluar sana, kami adalah instansi lokal, tapi waktu yang akan membuktikan bahwa kami adalah instansi lokal berkualitas internasional," ujarnya sembari terbahak. (Riz)
Print