FMIPA UM Gelar Kuliah Tamu

01 Mei 2012
oleh:humas

Pembekalan Praktik Kerja Lapangan Untuk Mahasiswa FMIPA


 



"Perbedaan model kerja yang dilaksanakan di kampus dan di luar kampus menjadi suatu hal yang memiliki perbedaan jauh dalam pelaksanaanya. Praktik kerja lapangan yang terlibat langsung dengan praktik selalu menuntut seseorang profesional. Maka dari itu diperlukan sebuah pembekalan sebagai modal mengenal lingkungan kerja, sehingga semua yang akan melakukan praktik kerja lapangan semakin dekat dengan dunia kerja," jelas Prof. Dr. H. Arif Hidayat, M.Si, Dekan Fakultas Matematika  dan IPA (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) saat membuka acara kuliah tamu dan  pembekalan Praktik Kerja Lapangn (PKL) mahasiswa UM dalam rangka menjawab tantangan dunia kerja.

Acara ini diselenggarakaan pada Sabtu, (28/04/2012), bertempat di AULA FMIPA UM dan dihadiri oleh Dekan FMIPA Prof. Dr. H. Arif Hidayat, M.Si, Pembantu Dekan I FMIPA Dr Subandi, M.Si, Pemateri kuliah tamu Ir. Valentina Sri Pertiwi Rumiyati, MP dan AKBP Ir. Koesnadi, M.Si serta turut hadir sekitar 150 orang peserta.

Ir. Valentina Sri Pertiwi Rumiyati, MP yang juga merupakan Kepala Bidang Pelayanan Jasa Teknis (PJT) Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik (BBKKP) Yogyakarta, pada kesempatan tersebut menyampaikan materi tentang 'Tupokasi Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik Yogyakarta'dan dipandu oleh moderator Dra. Sri Lestari, M.Si.

"BBKKP merupakan lembaga yang memiliki tugas penelitian, pengembangan, kerjasama, standarisasi, pengujian, sertifikasi, dan pengembangan kompetensi industri kulit, karet, dan plastik sesuai kebijakan teknis. Lembaga ini memiliki 5 bidang yang antara lain, bagian tata usaha, bidang pengembangan jasa dan teknis, bidang sarana riset dan standarisasi, bidang pengujian dan kalibrasi serta bidang pengembangan alih teknologi, " jelas Valentina Sri Pertiwi Rumiyati.

Menurutnya, "Saat ini jabatan fungsional di BBKKP antaralain sebagai peneliti, perekayasa, penyuluh industri, penguji mutu barang teknik litkayasa, pranata komputer, arsiparis, pustakawan dan analisis kepegawaian. Jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki lembaga tersebut per 31 Desember 2012 sebanyak 192 orang dengan kualifikasi 151 orang bagian teknis dan 41 orang bagian non teknis."

"Lembaga tersebut saat ini juga menerima praktik - praktik para mahasiswa dengan berbagai ketentuan yang ditetapkan lembaga," tambahnya.

 Pada sesi kedua, pemateri adalah AKBP Ir. Koesnadi, M.Si sebagai Wakil Kepala Laboratorium Forensik Polri Cabang Surabaya dengan di pandu oleh moderator Dr. Yudi Utomo, M.Si. Dalam kesempatan itu AKBP Ir. Koesnadi, M.Si menyampaikan materi tentang 'Bantuan Teknis Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana'.

Koesnadi mengatakan, "Penyidikan sampai saat ini kerjanya sama dengan pemikiran mahasiswa yang sampai saat ini masih dikenal sangat idealis. Bagian penyidik, selalu dituntut kerja secara disiplin dan lurus".

"Saat ini laboratorium forensik Surabaya, sebagai lembaga penyidik dari berbagai masalah memiliki berbagai unit pemeriksaan antara lain: Unit KIMBIOFOR  (Kimia Biologi Forensik), Unit DOKUPALFOR (Dokumen Uang Palsu Forensik) , Unit FISINSTRUFOR (Fisika Instrumen Forensik), dan unit BALMETFOR (Balistik Metalurgi Forensik)," jelasnya.

Dia menambahkan, "Dengan adanya berbagai unit tersebut lab forensik membuka magang para mahasiswa, akan tetapi dengan ketentuan - ketentuan tertentu, karena di laboratorium forensik tidak ada yang namanya main-main dan tidak ada anggota yang abu-abu, sehingga semua harus jelas".

Acara kuliah tamu dilanjutkan dengan dua materi yakni etika kerja, yang di sampaikan oleh Samsul Hidayat, S,Si, M.T dan materi manajemen industri keselamat kerja dan PKL UM yang disampaikan oleh Ketua TIM Pengembang PKL FMIPA UM, Drs. H. Ridwan Joharmawan, M.Si.(Sep/Ard)